lagu tempo dulu
Tuesday, November 4th, 2008kusangka masih banyak bunga berwarna, ternyata rasa kagumku yang terbawa……(by chandra darusman, now by shelomita)
hiii….cuplikan lagu yang bikin aku jadi keinget beberapa hari yang lalu pada saat aku pagi-pagi denger lagu-lagu lama, sbelumnya lagu kiranya protonema, ekh pagi-pagi ada lagunya emerald yang bisa bikin aku bisa nyanyi-nyanyi sendiri, dan berhasil bangkitin semangatku pagi itu..
hmmm…i like, i love it, and i miss it…emang umur gak bisa nipu. hahahhaha….walaupun banyak yang membantahnya setiap aku sebutin berapa sebenernya umur tante ini
cuman ya beginillah hidup bukan? ada up and down, apalagi analogiku selalu dalam hidup yang kulalui adalah seperti rollercoaster yang akan selalu bergerak dengan cepat penuh dengan lika liku yang ada didalamnya.
beberapa hari searching gak jelas, mpe ada yang berbaik hati cariin mpe bandung (makasih yaaghh :)), searching versi mp3′nya dan alhamdulillah terkumpul lah sudah satu demi satu yang telah banyak dilupakan orang-orang masa kini
alasan kenapa aku terpana dan termenung merindukan lagu-lagu ini?
1. pastillah teringat masa dulu. dimana sangat dipengaruhi oleh mas-mas, dan oom-oom yang saat itu kos dirumah.
2. saat dulu aku udah mulai suka bermain-main tanpa aturan dengan tuts-tuts yang ada di piano atau organ yang ada dirumah. begitu mendengar lagu, musik aku pasti akan sibuk mencarinya didalam tuts-tuts rapi itu. walaupun belum dimasukkan kedalam kursus musik apapun, tapi jiwa ‘gak bisa diemku’ selalu menyeretku ke wilayah ruang musik dirumah (walaupun saat itu cuman mama yang bisa main dengan salah satu lagu andalannya rayuan pulau kelapa).
3. karena kegiatanku ini, banyak yang akhirnya support aku secara tidak langsung untuk lebih giat mencari setiap nada yang ada dalam sebuah lagu, dengan diiringi mereka yang akan menyanyi walaupun antara tangga nada yang kumainkan, dengan suara mereka tidak bisa berjalan seiringan (alias fals). dan langganan utamaku saat itu adalah mama, dan mbak yang akan selalu diriingi dengan request lagunya apalagi pada saat hatinya gundah gulana.
4. Musikalitas saat itu sangat ‘berisi’ menurutku. dimana melodi yang ada didalamnya, ringan namun sangat mengena dengan apa yang ada.
5. Masa kecilku adalah masa bahagia dan berwarna. karena apapun kegiatan yang kulakukan, pasti mendapat apresiasi dari lingkungan. ikut lomba sana-sini dari yang aerobic, sepeda gembira (yang saat itu jadi trend luar biasa), senam lantai, tari bali, ikut pertunjukan sekolah, lomba organ, piano, lomba pramuka, aktif di berbagai kegiatan kampung tanpa didampingi mama atau siapapun juga saat itu, aku maju terus pantang mundur. karena aku sangat menikmati kegiatan ini :). gak ada takutnya samasekali aku untuk berada dalam sebuah lingkungan yang baru. Dan dalam setiap kegiatan itu, banyak hal yang kualami dan aku sangat mensyukurinya. bisa ketemu dengan indra lesmana, fariz RM, dhian pramana putra, dedy dhukun untuk artis musiknya. untuk tarinya aku sudah cukup mengenal vicky burky, bagong k dan beberapa nama lainnya. Beliau-beliau ini kutemui pada saat mereka singgah dan aku dapat kesempatan untuk bertemu dalam situasi apapun. Baik di sebuah radio yang ternyata menjadi tempat singgahku setelah dewasa (yang namanya jodoh dan nasib siapa yang tau?), ataupun ditempat dilaksanakannya lomba yang kuikuti.
6. masa kecilku tidak hanya ini yang terekam dalam ingatanku. banyak pertunjukan teater, musik pop, klasik ataupun jazz yang saat itu sudah kuminati. dari sebuah tampat bersejarah seni yang saat ini kurang diperhatikan di yogya “Purna Budaya” sampai pertunjukan seni yang sering diadakan dipinggir jalan malioboro, ataupun kawasan Gadjah Mada
tidaklah mengherankan kalau saat ini, aku sangat menghayati dan menikmati lagu dan musik jaman dulu ini. kalo dilaskar pelangi mahar menyanyikan bunga seroja dan sebagian dari kami tidak mengetahui lagu tersebut, sabaliknya dengan aku yang langsung bisa menyanyikannya bersama mahar pada saat dia ingin menghibur ikal pada saat bersedih :). berbagai kenangan dari tarian, musik dan lagu-lagu masa itu yang menenangkan hati salah satunya adalah bunyi gamelan dan para sinden di halaman puro yang disiarkan secara langsung di RRI stasiun yogya
Alhamduilillah ya Allah….aku berada pada setiap masa yang ada. yhuk mari, siapa yang akan bergabung bernyanyi dan menari bersamaku? bercengkrama dan bercinta dengan alunan musik yang indah dilengkapi dengan suasana dan lingkungan yang menenangkan