Posts Tagged ‘lebaran’

awal ini…

Wednesday, October 1st, 2008

Pulang lebaran kali ini ternyata banyak mengundang cerita. Hampir 2 tahun aku lebih memilih untuk tetap tak beranjak, karena pulang lebaran berarti pulang ke sebuah koper kenangan terbesar yang selama ini sangat kuhindari. Yagh, menghindari masa itu dengan terus bersembunyi dalam sebuah lingkungan yang jauh dari segalanya. Keraguan dan kegelisahanku, apakah aku mampu dan bisa melihat koper kenangan yang sedemikian besarnya ini, cerita yang tiba-tiba hadir sebelum aku berangkat,sampai cerita yang menyambutku pada saat aku baru tiba membuatku merasa berat dan sesak, untuk menahan semua rasa ini.

Dari sang burung besi itu aku pun akhirnya turun, sampai pada akhirnya mengendarai kereta kencana silverku, dengan disambut senyuman dan tatapan usil dari sosok mungil yang saat ini ternyata telah dewasa dan berhasil membuatku terkesima. Yagh, akhirnya aku sudah berada disebuah koper raksasa terbesar yang harus kuhadapi dengan pengharapanku untuk melihatnya ada disini, dan terlintas dalam setiap diam dan lamunanku.

Cerita demi cerita pun akhirnya mengalir. pertama, ternyata saat ini selain kamboja bougenville,joglo dan berbagai koleksi mobil yang gak pernah tersentuh, keluarga kami saat ini bertambah, dengan hadirnya 20an kelinci anggora. Yaps. Kelinci anggora yang bentuknya menyerupai kucing anggora yang lucu dengan bulunya yang panjang dan beraneka warnanya itu ada dihalaman joglo kami. Hmmm pemandangan yang menjadi salah satu hal yang kurindukan diantara kehidupan yang sedemikian padatnya dikotaku. Kedua, ternyata aku sudah menjadi seorang budhe dengan 2 pasang keponakan. Ketiga, siap-siaplah aku untuk dilompati lagi dengan adekku yang lain, yang lebaran ini akan melangsukan lamaran dengan kekasih hatinya. Keempat, adekku yang lainnya lagi, ternyata sudah mengandung 4 bulan.

Pada awal ini di koper raksasa terbesarku banyak hal yang telah kudapati, dengan semua yang ada diantarnya tercipta sebuah mozaik cantik dari semua koleksi fotoku, beserta dengan coretan wajahku sebagai hadiah ulangtahun dari adinda. Alhamdulillah ya Allah…ternyata hamba bisa melewati hari ini dengan tenang didalam sebuah koper kenangan raksasa yang selama ini berusaha hamba hindari.

“bagaimana kamu akan mengetahui batas kemampuan’mu, jika kamu tidak pernah mau untuk mencoba dan berusaha?”