Posts Tagged ‘fun’

4 hari’ku…

Thursday, October 23rd, 2008

Ok…enough 4 hari stress full dengan berbagai hal yang membuatku semakin ‘bersemangat’ dan harus siap sedia men-charge kondisi fisik dan jiwaku. Terkadang saat-saat ini, kuberada diruangan dengan layar-layar yang besar dikanan kiri beserta dengan berbagai grafik yang naik, turun, mendatar gak tentu arahnya, dengan suasana yang semakin gak tentu, disinillah aku diletakkan untuk belajar lebih banyak tentang sesuatu hal yang belum pernah kusentuh selama ini.

Alhamdulillah ya Allah, engkau telah berikan ini semua kepada hamba. Saat yang ‘tepat’ untuk memulai sesuatu, dimana hamba engkau beri zona ‘ketidaknyamanan’ dan engkau ‘cambuk’ untuk membuat hamba belajar dan tahu tentang banyak hal yang selama ini belum hamba ketahui ya Allah…

Dari yang namanya stress management yang saat ini mulai kudapati bagaimana caranya, sampai yang namanya intermezzo yang udah mulai gak jelas, tapi Alhamdulillah ya Allah, dengan senyum pak Bos, dengan candaan para senior, dukungan mbak dan mas yang ada disekitarku, semuanya terasa tetap indah menyambut apa yang ada.

Senin, mulai hari dengan banyaknya berita yang harus dibaca, giliran baca Koran, majalah dan apapun yang mengupdate info terbaru dari dalam maupun luar negeri. Mulai utak atik analisis, mulai searching info dan akhirnya siangnya dapet bonus bisa makan fried oxtail…(hmmm yummy :) ) diculik naik taksi pastinya :),  dan sorenya aku bernyanyi dengan diiringi mp3 si congky yang akhirnya membuat gempar seluruh penghuni lantai 22 :) . Gmana gak langsung nyanyi? Kalo ternyata lagunya congky adalah lagu-lagu jaman dahulu kala yang udah luama banget aku gak denger, dan salah satunya group band jaman dahulu kala yaitu protonema dengan kirananya. Lewatlah sudah sore itu suara merdu sang vokalis gondrong protonema dilantai 22, karena  berhasil tergantikan oleh’ku dengan earphone’ yang ada ditelinga, diiringi bunyi tuts keyboard kompie’ku dan pastinya dengan suara andalanku ini….hihihihihihihi. Malu sore itu? Banged :( .

Selasanya, mulai lagi hari dengan meeting yang memberikan info menarik dan info menyesakkan. Dalam kondisi saat ini, ternyata abdi masyarakat seperti kami harus bisa memaksimalkan kinerja, dan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan Negara…Siangnya pergi ke pengisi lumbung yang bisa diajakin curhat dan ngobrolin tentang berbagai macam kondisi yang ada, balik kantor lagi dan istirahat siangnya  langsung melarikan diri ke tempat peristirahatanku yang balik-balik kantor udah kembali tampil dengan indah dan segarnya diriku :)

Rabu, kembali lagi dengan berita yang lebih menyesakkan, karena tumpuan yang diharapkan ada dipundakku. Dengan kata lain, support yang paling bisa membantu adalah dari sini. Dengan melihat kondisi pasar yang ada saat ini, dimana system kompetisi yang udah mulai gak ada juntrungannya untuk mempertahankan dan mengisi lumbung yang ada, merupakan sebuah tantangan yang luar biasa. Namun alhamdulillah, dengan terapi ‘menyanyiku’ di sore hari yang mulai kulakukan tanpa kusengaja dan membuat semua penghuni tertawa terbahak, ternyata bisa memecahkan keheningan yang ada karena kondisi pasar saat ini diruanganku, walaupun dimalam harinya, ternyata energi dan kekuatanku akhirnya tumbang didalam ruangan sakti yang berada dilantai keramat ini dengan hiasan layar lebar penuh dengan angka dan hiasan warna grafik yang mulai beraneka macam bentuknya.

Kamis, alhamdulillah aku bisa merasa gembira. Gak tau ada energi apa yang bisa membuatku seperti ini. Kunjungan ke beberapa pengisi lumbung yang handal dan sangat kugantungkan, makan siang dan akhirnya balik kantor dengan beberapa telpon dan sms yang bisa bikin suasana hatiku loncat kanan kiri gak tentu arah, akhirnya malam ini bisa diakhiri dengan sesuatu yang sangat kurindukan beberapa hari ini. Jalan, liat indahnya lampu-lampu :) , nyoba makan ditempat baru ma si oom, dan beli bukuuuuuuuu…yuhuuuu I love it.

Aksara yang baru dibuka, dengan susunan yang rapi, barang yang menarik hati pastinya, lagu yang enak didenger, akhirnya aku berhasil borong 4 buku dengan jejeran beberapa buku yang masih pengen banget ada ditanganku. namun alarm udah menandakan. STOP. Next month budget ‘please’… Karena untuk hari ini, Aksara udah berhasil “rampok” aku dengan jejeran nol yang panjang dengan 4 buku yang udah ada ditangan saat ini . Made to Stick,  Change the way you see yourself, The Road and…Dee Rectoverso yang kubeli karena yang sebelumnya dipinjem untuk selamanya ma adindaku tercinta.

Alhamdulillah ya Allah, 4 hari udah dijalanin dengan amunisi yang harus selalu kuisi dan kuisi terus untuk menjadi abdi Negara yang berusaha memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia, dengan energi yang selalu harus ku charge setiap waktunya. Dan besok, aku harus mulai lagi semuanya dengan semangat baru (harus downg, udah ada buku baru kan? Hihihihhi), dan dengan senyum indahku dari pagi sampai malem.

Yaps. Sampai malem senyum ini harus lebih kubuka lebar, karena dapat ‘mandat’ jadi among tamu untuk  jamuan di rumah Dubes Belanda dimana insya Allah akan ketemu semuanya…dan yuhuuuu, apa yang akan terjadi….? Hmmm…jangan-jangan dirumah pak dubes ada pak diplomat yang satu itu yaaah…. :)

makes me smile….

Sunday, October 19th, 2008

minggu-minggu yang melelahkan, dan bikin aku gak ngerti harus ngapain setiap hari datang dan balik kantor, lama-lama jadi kayak rutinitas biasa aja yang aku jalanin hari demi hari akhir-akhir ini. yah, faktornya mang buanyak banget. dari a-z yang belum bisa diuraikan satu demi satu langsung selesai, karena semuanya memang ,masih dalam proses yang membutuhkan perjuangan yang terus menerus tanpa henti :). kalo dulu jaman aku masih suka banget ma DEWA, ada thu lagunya….”hidup adalah perjuangan tanpa henti-henti :)”

jam makan siang, lewat gitu aja jum’at kemaren. padahal biasanya rencana demi rencana bisa berjalan dengan mulusnya. tapi jum’at ini aku cuman duduk termenung di cubicle’ku, baca Home’nya Julie Andrews, dan nunggu makanan junk food dari mbak rima yang dengan baik hati mau beliin aku ditengah-tengah panasnya dia berjalanan kaki dijalanan yang maha kejam itu.

satu jam, dua jam akhirnya lewat. dan begitu mulai agak sorean, aku terima mail yang akhirnya bisa bikin aku ketawa-ketawa mpe nangis, dan inillah moment yang mungkin bener-bener bisa aku nikmatin banget. padahal simple banget. bukannya aku dapet cash yang lagi aku butuhin, bukannya dapet tas yang aku idamin, bukannya aku dapet sepatu yang aku incer, bukannya aku dapet dompet yang aku lirik setiap hari dan bukannya dapet buku yang aku cari selama ini. tapi aku sore ini dapet e’mail dari temen yang isinya bener-bener bisa bikin aku ketawa ngakak…hihihihihi

satu cubicle sadar, abis itu cubicle yang lain pun juga jadi terheran-heran kenapa dengan aku yang menurut mereka mailnya cuman biasa. tapi kenapa aku bisa kayak gini? hmmm…mungkin karena aku memang lagi membutuhkan dan momentnya pas, sedangkan mereka tidak. seperti layaknya jika kita membaca buku, mendengar musik, menonton film, pasti banyak reaksi yang tidak sama bisa keluar begitu aja dari setiap orang yang ada.

ini dia, isi mail yang aku baca waktu itu. Thanks buat ipi dan temen-temen yang udah forward mail ini buat aku. at least, walaupun setelah baca ini masalah dan kepenatanku kembali lagi, tapi ini kurang lebih sudah menguraikan sedikit dari setumpuk kepenatanku selama ini :)

Dialog absurd di tengah kota Jakarta. Gak tahu kisah nyata atau bukan..yang jelas lucu bangeet..

Bis sekarang teladan…
Cewe baru belajar nyetir: “Gua itu paling males nyetir di belakang bis, tau sendiri
kan bis suka ontime nunggu penumpang… ”
Kelapa Gading, didengar oleh saudara yang malas menjelaskan perbedaan besar “ontime” dan “ngetem”.

wah, udah lama gak merhatiin dia…

Ibu mengejek anak kecil bersepeda: “Ih, lihat tuh, badan segede gitu kok masa naik sepeda sekecil itu, hahaha… (sesaat kemudian)… Lah, itu anakku!”
Perumahan di Jakarta, didengar oleh teman yang langsung terbahak-bahak.

Sehat bener ya, jaringannya. .. Tags:
Posted in dailyLife, sharing | Comments Off