Archive for November, 2008

….

Tuesday, November 25th, 2008

jarum kecil khusus buat bayi itu berhasil masuk ke lenganku yang sangat imut pagi ini :) Yaps, mulai lagi penyakit yang gak jelas, dan gak diundang datengnya ini dateng ke hari-hariku kurang lebih satu minggu ini…teriakan dan teguran dari semua yang ada disini kuindahkan karena memang jeng shantia yang selalu bandel dan tidak pernah mengindahkan alarm-alarm badan ini… :)

I love all of this….kenapa harus merasa tergangu dengan yang namanya sakit ini ? semua yang kulakuin berusaha kunikmati ditengah dera perutku yang silih berganti dateng gak jelas, ditengah demamku yang gak mau kompromi, ditengah rasa menggigilku yang gak karu-karuan…sampai beli sweater dadakan… padahal mobil udah kurelakan tidur dikantor selama beberapa hari ini untuk meminimalisir kemungkinan aku ambruk lagi..tapi ternyata mang gak ngaruh.

yaps, itu 2 hari yang telah berlalu. hari ini diriku berhasil diyakinkan untuk cuman bertapa dirumah, dikamar cantikku ini. hfffmmm…ritual biasa yang kulakukan kalo kayak gini, ya tetep aja, sms sana sini ngeyakinin kerjaan semuanya beres dan gak ada kendala samasekali, meeting yang akhirnya gak bisa kutepati.

satu hal yang pasti hilang adalah, gak ada sms dan telpon ’seperti biasa’ dengan nada penuh  kekhawatiran..ada satu dua tapi dari si adek baruku, dan sms sayang dari mbak-mbakku di kantor :) but i know you were here with me :) i can feel it…i will happy for you…in every step that u make, and every breath that u take…

bismillah dengan semua yang ada. life is a mystery. kita gak akan pernah bisa tahu apa yang telah direncanakan untuk kita. kita bisa merasakan dengan hati dan berdamai dengan hidup ini, jika kita mau melihat dan merasakannya, dan kadang yang terbaik dalam hidup ini adalah dengan sabar dan menerimanya. (insya Allah, i’m already found it…i’m doing anything, and its so peacefull. Insya Allah, i’m doing in Allah ways…Alhamdulillah)

satu bagian dari rectoverso dee :

“untuk apa seseorang tahu sesuatu kalau memang tidak ada yang bisa diubah?”

“kita tak tahu dan tak pernah tahu hingga semua berlalu. benar atau salah, dituruti atau tidak dituruti, pada akhirnya yang bisa membuktikan cuman waktu”.

“…saat kita belajar menerima, kita juga belajar berdamai”.

puji syukur

Saturday, November 22nd, 2008

Allah dengan semua rencana’nya,  Allah dengan segala keputusannya,  Allah dengan segala jalan dan petunjuknya.

Alhamdulillah ya Allah, hamba bersyukur kepada’Mu atas semua yang telah engkau anugerahkan kepada hamba’mu ini…dalam suka, duka, amarah, sepi, diam, gembira, dan berbagai rasa dan emosi yang ada, engkau menjaga hamba untuk selalu ingat dan tunduk kepada’Mu. engkau arahkan hamba menuju kejalan’Mu

Alhamdulillah ya Allah, hamba rasakan semua jalan dan jawaban atas apa yang ada…Engkau dekatkan dan berikan kehendak’Mu kepada hamba, dengan berbagai jalan dan cara yang ada….dan semakin hamba rasakan kedekatan ini, dengan ikhtiar yang kujalankan untuk lebih dekat denganmu, tunduk pada perintah’Mu untuk menjalani apa yan telah engkau rencanakan dan berikan kepada hamba’Mu ini…

Tuesday, November 18th, 2008

miss u much…can’t feel anything now

there’s tears, but i can’t cry…

doing something that i not really know for what it is..where’s the end?

doing the right things for them…in the Allah way

doing, doing and doing…

please, just let it go…i will doing by my self

find and reach your dream and for your bright future…

i trust u, and i will always be with u with all of me…

Love U

reserved…

Monday, November 10th, 2008

reserved by my self…

reserved by everything that i can’t control

reserved by destiny

reserved by condition

reserved by my heart

can i reserved by someone now… ?

Wednesday, November 5th, 2008

“all things can be happened…..”

First word of his first speech as a President of United States

Barrack Obama Wednesday, Nov 5th, 2008

lagu tempo dulu

Tuesday, November 4th, 2008

kusangka masih banyak bunga berwarna, ternyata rasa kagumku yang terbawa……(by chandra darusman, now by shelomita)

hiii….cuplikan lagu yang bikin aku jadi keinget beberapa hari yang lalu pada saat aku pagi-pagi denger lagu-lagu lama, sbelumnya lagu kiranya protonema, ekh pagi-pagi ada lagunya emerald yang bisa bikin aku bisa nyanyi-nyanyi sendiri, dan berhasil bangkitin semangatku pagi itu..

hmmm…i like, i love it, and i miss it…emang umur gak bisa nipu. hahahhaha….walaupun banyak yang membantahnya setiap aku sebutin berapa sebenernya umur tante ini :) cuman ya beginillah hidup bukan? ada up and down, apalagi analogiku selalu dalam hidup yang kulalui adalah seperti rollercoaster yang akan selalu bergerak dengan cepat penuh dengan lika liku yang ada didalamnya.

beberapa hari searching gak jelas, mpe ada yang berbaik hati cariin mpe bandung (makasih yaaghh :)), searching versi mp3′nya dan alhamdulillah terkumpul lah sudah satu demi satu yang telah banyak dilupakan orang-orang masa kini :(

alasan kenapa aku terpana dan termenung merindukan lagu-lagu ini?

1. pastillah teringat masa dulu. dimana sangat dipengaruhi oleh mas-mas, dan oom-oom yang saat itu kos dirumah.

2. saat dulu aku udah mulai suka bermain-main tanpa aturan dengan tuts-tuts yang ada di piano atau organ yang ada dirumah. begitu mendengar lagu, musik aku pasti akan sibuk mencarinya didalam tuts-tuts rapi itu. walaupun belum dimasukkan kedalam kursus musik apapun, tapi jiwa ‘gak bisa diemku’ selalu menyeretku ke wilayah ruang musik dirumah (walaupun saat itu cuman mama yang bisa main dengan salah satu lagu andalannya rayuan pulau kelapa).

3. karena kegiatanku ini, banyak yang akhirnya support aku secara tidak langsung untuk lebih giat mencari setiap nada yang ada dalam sebuah lagu, dengan diiringi mereka yang akan menyanyi walaupun antara tangga nada yang kumainkan, dengan suara mereka tidak bisa berjalan seiringan (alias fals). dan langganan utamaku saat itu adalah mama, dan mbak yang akan selalu diriingi dengan request lagunya apalagi pada saat hatinya gundah gulana.

4. Musikalitas saat itu sangat ‘berisi’ menurutku. dimana melodi yang ada didalamnya, ringan namun sangat mengena dengan apa yang ada.

5. Masa kecilku adalah masa bahagia dan berwarna. karena apapun kegiatan yang kulakukan, pasti mendapat apresiasi dari lingkungan. ikut lomba sana-sini dari yang aerobic, sepeda gembira (yang saat itu jadi trend luar biasa), senam lantai, tari bali, ikut pertunjukan sekolah, lomba organ, piano, lomba pramuka, aktif di berbagai kegiatan kampung tanpa didampingi mama atau siapapun juga saat itu, aku maju terus pantang mundur. karena aku sangat menikmati kegiatan ini :). gak ada takutnya samasekali aku untuk berada dalam sebuah lingkungan yang baru. Dan dalam setiap kegiatan itu, banyak hal yang kualami dan aku sangat mensyukurinya. bisa ketemu dengan indra lesmana, fariz RM, dhian pramana putra, dedy dhukun untuk artis musiknya. untuk tarinya aku sudah cukup mengenal vicky burky, bagong k dan beberapa nama lainnya. Beliau-beliau ini kutemui pada saat mereka singgah dan aku dapat kesempatan untuk bertemu dalam situasi apapun. Baik di sebuah radio yang ternyata menjadi tempat singgahku setelah dewasa (yang namanya jodoh dan nasib siapa yang tau?), ataupun ditempat dilaksanakannya lomba yang kuikuti.

6. masa kecilku tidak hanya ini yang terekam dalam ingatanku. banyak pertunjukan teater, musik pop, klasik ataupun jazz yang saat itu sudah kuminati. dari sebuah tampat bersejarah seni yang saat ini kurang diperhatikan di yogya “Purna Budaya” sampai pertunjukan seni yang sering diadakan dipinggir jalan malioboro, ataupun kawasan Gadjah Mada

tidaklah mengherankan kalau saat ini, aku sangat menghayati dan menikmati lagu dan musik jaman dulu ini. kalo dilaskar pelangi mahar menyanyikan bunga seroja dan sebagian dari kami tidak mengetahui lagu tersebut, sabaliknya dengan aku yang langsung bisa menyanyikannya bersama mahar pada saat dia ingin menghibur ikal pada saat bersedih :). berbagai kenangan dari tarian, musik dan lagu-lagu masa itu yang menenangkan hati salah satunya adalah bunyi gamelan dan para sinden di halaman puro yang disiarkan secara langsung di RRI stasiun yogya

Alhamduilillah ya Allah….aku berada pada setiap masa yang ada. yhuk mari, siapa yang akan bergabung bernyanyi dan menari bersamaku? bercengkrama dan bercinta dengan alunan musik yang indah dilengkapi dengan suasana dan lingkungan yang menenangkan