memulai kembali sesuatu yang dulu pernah ada dalam kehidupan sehari-hari kita, terasa lebih ‘berat’ jika dibandingkan dengan memulai sesuatu hal yang benar-benar baru. (’berat’: susah, janggal, aneh, harus dibiasakan kembali berulang-ulang). Seperti kondisiku saat ini, dimana aku berusaha untuk kembali pada ’shantiadewi’(:menulis dan blog) ku yang sudah hampir satu tahun kutinggalkan.
dengan tingkat mobilitas, dan fasilitas yang semakin minim, dulu ada laptop kecil yang bisa aku bawa kemana aja aku mau, fasilitas dikantor yang terbuka lebar, waktu yang banyak bisa kugunakan untuk terus berkutat didepan dunia maya ini
(hahahahahha….pastillah banyak alasan yang selalu digunakan untuk menghindari kata ‘pemalas’ dan ‘angot-angotan’). tapi kesemuanya ini mungkin bisa dibilang lebih tepatnya terhenti karena inspirasi dan keinginan bersama ’shantiadewi’ yang lumayan turun drastis dalam kurun waktu satu tahun ini dikarenakan banyak hal yang telah menjadi pilihanku seperti apa yang telah kuungkapkan pada post sebelumnya (read:…back to…).
awalnya adalah ;
pada 13 Maret 2009 alhamdulillah pernikahanku dengan seorang lelaki yang telah dikirimkan Allah SWT dan dipercaya untuk mendapatkan limpahan amanah orangtua’ku terjadi. Dengan pertemuan, awal cerita perkenalan dan proses persiapan yang sangat singkat, alhamdulillah pernikahan kami berjalan dengan lancar. Bertemu pada bulan november 2008 akhir, ketemu 3 kali makan siang itupun dengan kondisi dan suasana rame (serombongan), akhirnya pada awal desember lelakiku meminangku. dan dengan singkat cerita melalui proses ta’aruf dan sholat malam, dan dengan keyakinan insya Allah inillah lelaki yang telah dikirimkan Allah SWT kepadaku, akhirnya proses yang tadinya diniatkan untuk perkenalan keluarga 8 desember 2009, di gunakan tanpa ragu sedikitpun oleh lelakiku untuk langsung meminangku dihadapan keluarga besar kami. ditengah keterkejutan keluarga besar kami, dan linangan air mata yang tiba-tiba menetes dari mataku ini semua proses tersebut akhirnya berjalan dengan lancar. Alhamdulillah… (kami yakin ini semua terjadi karena doa’ dan restu yang diberikan kepada kami…)
berbagai cobaan dalam proses persiapan pun tak kalah menariknya dengan berbagai kebahagiaan yang kami rasakan. namun Alhamdulillah, akhirnya atas seizin’NYA, semuanya dapat terselesaikan dengan baik….hidupku mang tak pernah luput dengan kehidupan bak “Rollercoaster” (:istillah yang selalu kugunakan dalam setiap menulis, untuk menggambarkan naik turunnya emosi dan perasaan, cobaan dan kegembiraan dalam kehidupanku).

for once in my life
Honeymoon? lewatlah sudah…karena honeymoon yang kami rencanakan pada awal mei 2009 pun harus kami tunda berkat hasil bahagia yang pada bulan sebelumnya kami dapatkan bahwa ada ‘malaikat kecil’ (: my baby boy) yang saat ini ada dalam kehidupan kami..Alhamdulillah…
Bersyukur dan campur aduk rasanya
Proses pacaran yang nyaris tidak ada, dan amanah yang langsung diberikan kepada kami, merupakan limpahan kasih sayang dari Allah SWT kepada kami yang harus selalu kami syukuri..
Alhamdulillah 27 November 2009 diiringi gema takbir hari raya Idul Adha pukul 06.38 wib, lahirlah putera kami ‘malaikat kecil’ yang selama ini selalu menjadi limpahan segala perasaanku, yang selalu setia menemaniku, yang selalu mengikuti irama langkahku…dan sejak saat itu hari-hariku terisi dengan tetesan air mata yang tiba-tiba menetes pada saat melihatnya tertidur pulas tersenyum dan menangis, mata bengkak, mandi sehari sekali, daster dan baju bau ompol dan susu, pinggang pegel, kaki bengkak, tangan kram :), rambut acak-kadul…fhuuiiih, subhanallah….(beberapa yang terakhir memang dasarnya jorok ibu’nya :))berbagai macam rasa kurasakan. minggu demi minggu, bahkan detik demi detik rollercoaster kehidupanku selalu menyelimuti’ku…

malaikat kecil
dan yaaps…
akhirnya saat ini 28 januari 2010, sehari setelah ‘malaikat kecilku’ berusia 2 bulan aku mulai bisa kembali didepan dunia maya ini untuk menyeimbangkan hidupku, didampingi ‘malaikat kecil’ yang ada disampingku tertidur pulas dengan berbagai ekspresi yang dimilikinya.
Alhamdulillah, subhanallah dengan berbagai hal yang terjadi dalam kehidupanku. Tawa, tangis, perih, sesak, sakit dan berbagai rasa yang tak terelakkan dan terkatakan tumpah ruah dalam setiap detik kehidupanku.
matur sembah nuwun ya Allah….